APA ITU COD?

APA ITU COD?

Apakah Anda pernah melakukan transaksi dengan menggunakan sistem pembayaran COD (cash on delivery)? Sebenarnya, apa itu COD, apa kelebihan dan kekurangan sistem COD bagi penjual atau pembeli?

Bagi Anda yang belum tahu, COD adalah cara transaksi jual-beli di mana pembayaran dilakukan secara langsung di tempat ketika pesanan dari penjual diterima oleh pembeli.

Cara bertransaksi secara COD sangat populer di Indonesia, terutama dalam transaksi jual-beli online. Yuk, mari kita simak pembahasan lebih lanjut mengenai metode transaksi yang satu ini.

Arti COD Secara Umum

Kalau kamu belum tahu, COD adalah singkatan dari Cash On Delivery. Dari kata per kata kita tahu bahwa istilah ini berasal dari bahasa Inggris.

Cash artinya uang tunai, sedangkan On Delivery artinya saat dikirim. Secara harfiah, cash on delivery mengandung arti pembayaran dengan uang tunai ketika barang dikirim dan tiba di tujuan.

Jadi menurut asal katanya tersebut, arti COD adalah suatu metode pembayaran dalam transaksi jual-beli di mana konsumen membayar pada saat barang yang dipesan tiba di tempat tujuan.

Kelebihan Sistem Pembayaran COD

1) Pembelian produk dapat dikontrol sendiri apakah barang sesuai dengan yang diinginkan atau tidak.

2) Barang yang tidak sesuai dapat dikembalikan dan transaksi dapat dibatalkan, dengan begitu kamu tidak perlu menyesal telah membelinya jika barang tidak sesuai.

3) Terhindar dari penipuan.

4) Dapat melakukan pembayaran dengan langsung atau cash.

5) Membuktikan kualitas toko dan produk dengan metode COD

6) Lebih banyak mengundang pembeli karena metode ini terpercaya dan sangat aman.

Kekurangan Sistem Pembayaran COD

1) Kerugian dirasakan oleh para kurir, seperti contohnya pada saat pengiriman diantarkan rumah dari calon pembeli kosong, atau tidak menepati janji pada saat ingin melakukan pertemuan. Apalagi dengan sistem COD, harus konsumen itu sendiri yang menerima barang, karena ketentuan dari sistem ini pembayaran harus dilakukan langsung secara cash, sehingga pertemuan tidak bisa diwakilkan atau kecil kemungkinan barang harus dititipkan ke tetangga.

2) Konsumen tidak mengaku karena barang tidak sesuai dengan yang diinginkan. Bayangkan bila kurir sudah jauh-jauh mengantarkan barang besar yang belum tentu akan dibayarkan dan diambil oleh konsumen? Tentu akan menyusahkan kurir dan menghambat pengiriman lainnya.

3) Melakukan tawar menawar memang merupakan definisi dari COD itu sendiri, namun untuk metode COD yang dilakukan bukan dengan penjual tentu melakukan tawar menawar tidak bisa dilakukan. Masih banyaknya calon konsumen yang menawar harganya tentu perlu edukasi lebih lanjut agar tidak menyusahkan para kurir yang sudah mengantarkan barangnya.

Untuk info pemesanan dan keagenan

Telp./Wa : 0813-1323-0720

Bukalapak : nabawilifeofficial

Shopee : NabawiLife

Shopee Jakarta : Nabawilife_jakarta

Tokopedia : nabawilifeofficial

Sosial Media Kami

Facebook : Nabawilife.id

Instagram : nabawilife.id

Youtube : Nabawilife id

Bagikan Postingan Kami Jika Bermanfaat

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google
Share on email

MENGENAL AIDA

MENGENAL AIDA

AIDA adalah proses yang kudu dilalui agar Anda yang mau menjalankan bisnis yang sukses, bisa menjual produk atau jasamu dengan laris manis.

Mari coba kita bedah satu demi satu konsep dalam AIDA ini.

Step #1 : ATTENTION/AWARENESS

Saat misalnya Anda mau jadi reseller online yang sukses, maka step pertama yang kudu dilakukan adalah membangun attention atau awareness bahwa Anda eksis. Dengan kata lain, orang-orang sadar bahwa Anda itu ada.

Sebab bagaimana mungkin orang akan membeli produk Anda, kalau mereka tak pernah paham bahwa Anda EKSIS?

Banyak cara untuk memberitahu dunia bahwa Anda eksis : misal bikin webstore, bikin akun di Instagram, Facebook atau Twitter. Atau bisa juga pasang iklan online melalui Facebook Ads atau Google Adwords; dan kemudian woro-woro tentang produk Anda.

Contoh : saat berhasrat menjadi internet marketer yang sukses, maka saya dulu membuat blog ini, dan kemudian juga membuat akun twitter. Nama blog dan nama akun twitter mencerminkan bidang usaha yang kelak akan saya jual atau tekuni, yakni dunia manajemen bisnis.

Dengan cara itu, maka saya mencoba membangun kesadaran banyak orang bahwa diri saya EKSIS. Ini langkah kunci pertama untuk membangun keberhasilan bisnis.

Namun attention saja tidak cukup.

Sejumlah orang pasang iklan hard selling, berharap langsung dari attention bisa melompat ke action membeli. Ini seringkali akan gagal. Conversion rate akan rendah.

Kenapa? Sebab orang dipaksa melompat; tanpa melalui fase interest dan desire.

Step #2 : INTEREST

Ya membangun attention saja tidak akan cukup.

Setelah muncul atensi atau kesadaran audience, maka langkah berikutnya adalah membangunkan INTEREST – merajut minat audience agar pelan-pelan mulai menyukai Anda.

Misal : untuk mendapatkan income sampingan, Anda mencoba menjadi reseller buku-buku bisnis dan pengembangan diri.

Langkah 1 untuk membangun atensi/kesadaran audience adalah misalnya : Anda mengajak orang untuk menjadi anggora grup WA Anda tentang ilmu bisnis dan pengembangan diri. Atau ajak orang untuk berkenan menerima brodcast WA tentang materi menarik tentang ilmu pengembangan diri.

Cara merajut INTEREST adalah kemudian Anda secara rutin berbagi materi renyah tentang ilmu bisnis dan pengembagan diri, via Grup WA atau Broadcast WA tersebut. Materinya misal tentang resensi buku-buku bisnis dan pengembangan diri yang terbaru.

Cara membangun interest ini ibarat mengubah Cold Audience agar pelan-pelan menjadi Enthusiast Audience yang tertarik dengan materi yang Anda distribusikan via WA.

Pola diatas bisa Anda terapkan untuk produk atau jasa apapun yang akan Anda jual. Yang penting, materi yang Anda gunakan untuk membangun INTEREST sangat relevan dengan produk atau jasa yang kelak akan Anda pasarkan.

Step #3 : DESIRE

Desire adalah mulai tumbuhnya keinginan dari audience Anda akan produk atau jasa yang akan Anda promosikan.

Dalam fase ini Anda pelan-pelan mulai mengkomunikasikan produk atau jasa yang Anda jual, dan apa benefit dari produk/jasa ini kepada audience.

Misal menyambung contoh diatas tentang proses Anda menjadi reseller buku bisnis yang laris. Dalam tahapan ini, Anda mulai memberikan informasi bahwa Anda juga menjual beragam buku bisnis dan pengembangan diri yang menarik.

Anda bisa menceritakan isi buku yang Anda promosikan, dan yang utama : bagaimana materi dalam buku tersebut bisa memberikan manfaat masif bagi proses pertumbuhan pribadi pembacanya.

Jadi dalam DESIRE ini pesan yang disampaikan adalah fokus pada BENEFIT atau VALUE apa yang bisa didapatkan audience jika menggunakan produk atau jasa yang Anda promosikan.

Anda bisa menyampaikan pesan-pesan yang mengarah pada DESIRE ini melalui Group WA atau Broadcast WA yang Anda bikin dalam tahapan pertama tadi.

Step #4: ACTION

Fase ini adalah tahapan ACTION dari audience untuk benar-benar membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Langkah yang Anda lakukan dalam fase ini mudah : misal Anda menyampaikan bagaimana cara melakukan order pembelian buku-buku yang Anda jual. Tentu saja disini Anda bisa bilang : bagi yang mau pesan, langsung silakan reply saja WA saya ini. Simpel dan mudah untuk ordering.

Dalam fase ACTION ini, dikenal istilah conversion rate. Atau berapa jumlah orang yang benar-benar melakukan pembelian dibanding jumlah total audience yang Anda punya.

Disini berlaku prinsip seperti ini : semakin bagus cara Anda membangun interest dan desire, maka rasio conversion rate Anda akan makin tinggi.

Atau semakin bagus materi sharing yang Anda sajikan, maka pembeli Anda biasanya akan makin banyak.

Demikianlah 4 fase utama dalam proses menjadikan jualan Anda laku dan bisnis Anda sukses.

Layak diperhatikan : proses menjalankan 4 fase itu bisa Anda lakukan via WA Broadcast, Twitter, Facebook, Blog atau Instagram. Piliha salah satu dimana Anda bisa melakukannya dengan konsisten.

Idealnya jumlah audience Anda dalam media sosial yang Anda pilih itu sudah banyak. Misal punya 6 Grup WA dengan total member 1500. Atau punya akun personal Facebook dengan jumlah followers 5.000.

Dan bagaimana cara meningkatkan jumlah audience? Sederhana : rajin berbagi materi yang relevan dan menarik. Semakin sering Anda share materi yang menarik di social media, maka pasti akan banyak audience yang akan follow Anda.

Untuk info pemesanan dan keagenan

Telp./Wa : 0813-1323-0720

Bukalapak : nabawilifeofficial

Shopee : NabawiLife

Shopee Jakarta : Nabawilife_jakarta

Tokopedia : nabawilifeofficial

Sosial Media Kami

Facebook : Nabawilife.id

Instagram : nabawilife.id

Youtube : Nabawilife id

Bagikan Postingan Kami Jika Bermanfaat

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google
Share on email

Produk-produk Nabawilife diracik dari bahan-bahan alami terbaik yang diimport langsung dari sumbernya yang dimana telah lolos uji sertifikasi kehalalan seperti habbatussauda Habbasy, madu, jahe serta diperkaya dengan herbal-herbal Indonesia berkhasiat lainnya.

©2021. Nabawilife. All Rights Reserved.